The Sun is Also a Star - Mengejar Waktu by Nicola Yoon

5/13/2018



Judul : The Sun is Also a Star 
Author : Nicola Yoon
Penerbit : Spring
Halaman : 484 hlm
Tahun : 2017
ISBN : 978-602-604-4-365
Novel Terjemahan

Blurb __________

Natasha : Aku seorang gadis yang hanya percaya pada sains dan fakta. Peduli setan dengan takdir, atau cita-cita yang tak akan pernah jadi nyata. Aku jelas-jelas bukan jenis gadis yang bisa jatuh cinta pada seorang pemuda yang kutemui secara acak di jalanan Kota New York. Belum lagi ketika keluargaku akan dideportasi kembali ke Jamaika dalam hitungan dua belas jam. Jatuh cinta, tidak akan pernah menjadi bagian dalam kisahku.

Daniel : Aku selalu menjadi anak yang baik, siswa yang baik, menjalani ekspektasi orangtuaku yang tinggi. Tidak pernah menjadi pemimpi, apalagi penulis puisi. Tapi saat aku melihat gadis itu, aku melupakan semuanya. Sesuatu tentang Natasha membuatku berpikir bahwa takdir memiliki sesuatu yang luar biasa… bagi kami berdua.

Review __________

“Ada jenis kebahagiaan yang murni dalam keyakinan akan adanya kepastian. Meski kehidupan duniamu mungkin berat, ada tempat yang lebih baik di masa depan, dan Tuhan punya rencana untuk membawamu ke sana.” Hlm. 59

Masih dari Penerbit Spring, aku baru saja menyelesaikan novel yang penyajiannya unik dan menarik, ''The Sun is Also a Star'' karya Nicola Yoon. Tidak hanya tokoh utama yang diceritakan di sini, namun beberapa orang yang ditemui oleh si pemeran utama juga ikut dikisahkan ada yang dibawakan dari sudut pandang orang pertama dan ketiga.

Sebenarnya buku ini sudah di adopsi dari 2017, tapi baru sempat dibaca setahun kemudian. Duh, agak nyesel si kenapa dulu gak langsung dilahap, karena ceritanya tak mengecewakan. 

Ceritanya itu menekankan bagaimana harapan orang tua terhadap masa depan anaknya. Ditambah pemikiran kolot tentang sebuah ras, si kulit putih harus menikah dengan berkulit putih juga, dari satu rumpun yang sama. Begitu pula dengan si kulit hitam. Bahkan sekarang pun masih berlaku di lingkungan masyarakat, walau zaman telah berubah dan berkembang. Sejujurnya, orang tua hanya memikirkan yang terbaik untul anaknya. Serta, cerita bagaimana kekecawan seorang ayah karena mimpinya tak jua terwujud. Hingga keluarga besarnya harus menanggung derita besar. 

"Hidup terlalu panjang untuk dihabiskan dengan melakukan sesuatu yang tidak terlalu kau sukai.'' Hlm. 115

Natasha, dideportasi untuk kembali ke Jamaika karena kelalaian ayahnya. Walau Natasha tak lahir di new york, tapi dia sudah nyaman dengan kehidupannya sekarang. Sambil menunggu batas kepulangan ke Jamaika. Natasha mencoba mencari cara agar deportasi tersebut dibatalkan. Sayangnya, dia terjebak dengan sebuah rasa yang tak diduganya dan menyimpan harapan kosong. Rasa untuk seorang lelaki keturunan Korea, yang akan wawancara untuk kuliahnya, Daniel. 

"Hidup akan jauh lebih panjang kalau kau menghabiskannya dengan mengejar mimpi-mimpi yang tidak akan pernah bisa terwujud.'' Hlm. 115


Daniel, jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Natasha, wanita yang baru ditemuinya. Pandangannya tak lepas dari sosok Natasha, dia sampai mengikuti gadis itu. Hal yang ternyata membuatnya pada keputusan besar, dengan mengikuti wawancara untuk kuliah kedokteran sesuai keinginan orang tuanya, atau menjadi penyair sesuai hobinya. Di tambah fakta tentang Natasha yang akan dideportasi menambah daftar satu hari yang penuh dengan harapan, berubah menjadi bentuk ketegangan, lalu jatuh pada sebuah masa depan yang seprtinya hanya menjadi harapan kosong. Menurutku tergantung bagaimana, keputusan Daniel nantinya. 

Satu hari itu, mengajarkan keduanya untuk percaya pada sebuah harapan. Walau, tetap sulit menerima kenyataan. 

"Anda melakukan semua yang seharusnya anda lakukan, tapi anda tetap tidak bahagia.'' Hlm. 329

Alurnya mengalir, walau terjeda dengan beberapa cerita tokoh lainnya. Tapi, tidak mengganggu. Konfliknya, lumayan bikin penasaran. Karen keduanya memerjuangkan sesuatu yang bertolak belakang, Daniel berusaha membuat Natasha jatuh cinta, Sedangkan Natasha berusaha untuk tidak jatuh cinta. 

Karakter tokoh, aku lebih suka sama Natasha, dengan pemikiran realistisnya. Aku dan Natasha bisa dibilang setipe. Segala sesuatu selalu dipikirkan secara realistis. Ada juga Charlie, sang kakak yang begitu menyebalkan, Daniel selalu menjadi bahan olok-olok Charlie.

Overall, aku sangat terhibur dengan kisah Daniel dan Natasha. Apalagi dengan endingnya yang sungguh tak terduga. Mengenai terjemahannya juga tak ada masalah. Rekomended

4* of 5* 


You Might Also Like

0 comments

Follow Me

Goodreads Reading Challenge

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Yuuki has read 2 books toward their goal of 100 books.
hide

Subscribe